Mancung64’s Weblog

Membawa Cerita, “Cinta,” Budaya dan Mestika dari Bumi Persada

Arsip untuk TV

Pengaruh TV Terhadap Perilaku Anak

Sudah saatnya bagi kita untuk membatasi waktu anak didepan barang yang bernama TELEVISI, Karena  ternyata  TV terbukti dapat mengganggu pembentukan kemampuan anak-anak dalam memusatkan perhatian.

Studi tim dari Universitas Massachusetts, Amherst, AS, menemukan ketika anak-anak yang berusia tiga tahun ke bawah bermain di dalam ruangan yang ada televisi, waktu bermain mereka 5% lebih singkat ketimbang jika tidak ada televisi. Keberadaan televisi juga membuat mereka tidak fokus saat bermain.

Studi yang dimuat dalam Child Development edisi Juli/Agustus itu melibatkan 50 balita yang berusia antara 12, 24, dan 36 bulan.

Dr Daniel Bronfin dari Ochsner Health System, New Orleans, mengungkapkan televisi berpotensi menaikkan risiko terjadinya gangguan perilaku pada anak-anak, seperti kesulitan memusatkan perhatian dan hiperaktivitas. American Academy of Pediatrics (AAP) menyarankan agar anak-anak berusia dua tahun atau kurang tidak diberi akses menonton televisi.

Tidak salah bila pemerintah menghimbau gerakan matikan televisi sehari, karena kita tidak ingin bila anak kita menjadi generasi TV. Membaca buku bisa menjadi alternatife pengganti nonton TV, disamping bermain bersama teman sebaya sebagai akses untuk mengajari anak bersosialisasi.
Sumber: Media Indonesia Online

Sayang Anak ?, Jangan nonton TV Hari Ini !

Demi anak-anak, mari matikan televisi. Paling tidak untuk hari ini saja, untuk mulai mengurangi ketergantungan anak pada kotak kaca yang berisi tayangan nyaris tanpa sensor.
“Pendekatan kita bukan melarang, atau memaksa menghentikan sama sekali. Tetapi menyadari kalau menonton televisi tanpa diatur bisa berdampak negatif bagi             anak,”  kata Koalisi Nasional Hari Tanpa TV, Guntarto, saat berbincang dengan detikcom.

Gerakan Hari Tanpa TV mengajak keluarga di seluruh Indonesia untuk mematikan televisi pada Minggu (20/7/2008) untuk tidak menyalakan televisi selama sehari penuh. Terutama, bagi keluarga yang memiliki anak usia prasekolah dan sekolah dasar. Guntarto menjelaskan, tayangan televisi kerap ditiru anak usia itu.

“Sudah cukup banyak kasus terjadi anak meniru tayangan televisi. Jumat pekan lalu, ada anak umur 10 tahun di Kalimantan yang meninggal karena bunuh diri. Orang tuanya bilang, anaknya meniru yang dia lihat di TV,” beber Guntarto.

Dia menjelaskan, kampanye ini akan terus berlanjut setiap tahun di Indonesia. Tanggal 20 Juli akan menjadi hari tanpa menonton TV di Indonesia.

“Kami upayakan lebih luas dari waktu ke waktu. Di Amerika, sudah bukan sehari tanpa TV lagi, tetapi malah seminggu tanpa TV. Karena kesadaran warganya lebih tinggi dan industri televisinya juga lebih dewasa,” jelasnya. Sumber : detik.com