Mancung64’s Weblog

Membawa Cerita, “Cinta,” Budaya dan Mestika dari Bumi Persada

Arsip untuk timah

Mari Nikmati Wisata Pantai di Kepulauan Bangka Belitung

parai-2pantai-tikustjg-pesona

tanjung-berikat


Berkunjung ke Kepulauan Bangka Belitung, sama dengan memanjakan diri dengan wisata bahari. Bukan saja para pelancong dapat menikmati hamparan laut yang membiru, tetapi juga mengecap nikmatnya aneka hidangan laut yang tersedia di hampir setiap sisi kota ataupun pantai.

Kepulauan Bangka Belitung adalah wilayah provinsi baru pecahan Sumatra Selatan. Kini, masyarakat Bangka Belitung menamai negeri mereka ini dengan kata yang cukup populer, Negeri Serumpun Sebalai. Ketenaran buku dan film Laskar Pelangi juga mempunyai andil yang besar dalam mempromosikan Babel. Sehingga Babel juga punya nama baru Bumi Laskar Pelangi.

Kota Pangkal Pinang sebagai ibu kota Babel, disahkan pada 9 Februari 2002. Baca entri selengkapnya »

Mengapa Banyak Cina di Bangka ?

pantai-tikus1Pulau Bangka terdiri dari berbagai macam etnis masyarakat. Salah satu etnis yang banyak terdapat di Babel adalah etnis Tionghoa. Anda bisa menjumpai mereka dengan mudah, sama seperti anda mencari rumah makan Padang. Karena itu sedikit banyak terjadi pembauran antara bahasa Bangka dengan bahasa Tionghoa, yang dalam bahasa Bangka disebut dengan orang Cina orang Cen atau orang Cin. Menurut catatan Belanda, perpindahan orang Cina ini berlangsung sejak awal abad ke-18 atau sekitar tahun 1710 Masehi.
Komunitas Tionghoa terbesar di Babel berasal dari suku Ke Jia (sering disebut orang Khe) dari propinsi Guang Dong, Tiongkok. Mereka berangkat dari kampong-kampung didistrik tertentu seperti, Sin Neng, San Wui, Hoi P’eng, dll. Menariknya, perpindahan mereka dari Tionghoa ke Bangka, melakukan migrasi sistem bedol desa. Sebagian besar berasal dari satu kampung halaman. Tak ubahnya para urban di Jakarta , saat mereka pulang kampung ke Tiongkok sendirian, pulang ke Bangka mereka mengajak kawan dan sanak saudaranya ikut serta. Dan itu berlangsung terus hingga abad ke-20.
Arus pertama migrasi bedol desa tersebut, tidak disertai kaum wanita, sehingga terjadilah perkawinan campuran antara buruh migran dengan wanita setempat ataupun perempuan Jawa dan Bali.

Apa tujuan Mereka ke Bangka ? Baca entri selengkapnya »

Asal Mula Pulau Bangka

Sejarah mengungkapkan bahwa Pulau Bangka pernah dihuni oleh orang-orang Hindu dalam abad ke-7. pada masa Kerajaan Sriwijaya pula Bangka termasuk pula sebagai daerah yang takluk dari kerajaan yang besar itu. Demikian pula kerajaan Majapahit dan Mataram tercatat pula sebagai kerajaan-kerajaan yang pernah menguasai Pulau Bangka.
Namun pada masa itu pulau Bangka baru sedikit mendapat perhatian, meskipun letaknya yang strategis ditengah-tengah alur lalu lintas setelah orang-orang daratan Asia maupun Eropa berlomba-lomba ke Indonesia dengan ditemukannya rempah-rempah. Kurangnya perhatian dari para bajak laut yang menimbulkan penderitaan bagi penduduknya.
Untuk mengatasi kekacauan yang terjadi, Sultan Johor dengan sekutunya Sutan dan Raja Alam Harimau Garang. Setelah melakukan tugasnya dengan baik, juga mengembangkan Agama Islam ditempat kedudukannya masing-masing Kotawaringin dan Bangkakota. Namun sayangnya hal ini tidak berlangsung lama, kemudian kembali pulau Bangka menjadi sarang kaum bajak laut. Baca entri selengkapnya »

Mancung

Prolog

Episode ini berisi rangkaian kenangan /history saya, yang akan membawa anda untuk mengenal Mancung.  Mancung adalah salah satu desa kecil yang terletak di kec.Kelapa, Kab. Bangka Barat, Propinsi Bangka Belitung. Mungkin ini adalah yang pertamakalinya bagi anda mendengar nama ini. Tapi pastinya anda sudah mengenal propinsi kepulauan Bangka Belitung, sebagai penghasil timah terbesar di Indonesia. Selain itu propinsi Babel juga mempunyai banyak potensi SDM yang berkualitas, baik dari jajaran negarawan, intelektual maupun seniman.  Mancung, sebagai salah satu bagian dari Babel juga menyimpan banyak potensi yang belum terpublikasi  secara luas. Melalui Blog ini saya ingin mengajak anda untuk jalan-jalan menikmati keindahan wisata Pulau Bangka dan melihat dari dekat budaya dan tradisi Bangka serta mencium aroma semerbak dari bau khas lada putih dan seni kuliner Bangka (tentunya dengan indra penciuman yang mancung ). Semoga melalui Blog ini saya bisa membantu memuaskan keingin tahuan anda untuk mengenal lebih jauh potensi dan budaya Pulau Bangka, khususnya Mancung.