Mancung64’s Weblog

Membawa Cerita, “Cinta,” Budaya dan Mestika dari Bumi Persada

Pria Paruh Baya Aktif Lebih Panjang Umur

caty 2Anda pria berusia 50 atau lebih tahun? Jangan hentikan kebiasaan berolahraga. Bahkan bagi anda yang lama atau tak pernah berolahrga lagi, tak perlu khawatir untuk memulai lagi kebiasaan sehat itu. Lelaki yang tetap aktif atau bahkan baru mulai berolahraga pada usia 50 tahun dapat memperpanjang hidup hingga lebih dari dua tahun, demikian menurut para pakar kesehatan dari Swedia.

Penelitian tersebut menemukan jika olahraga memiliki dampak keuntungan terhadap panjang usia seperti halnya berhenti merokok di usia paruh baya.

Memang tak dapat dipungkiri, rata-rata pria di usia paruh baya tak lagi berolahraga, demikian ujar salah satu peneliti, Karl Mcihaelsson, dosen senior di Jurusan Ilmu Bedah, Universitas Uppsala, Swedia. Namun doktor sekaligus pemimpin studi terebut menawarkan bukti lebih jika “tidak terlambat bagi pria berusia 50 tahun keatas berinvestasi dalam kesehatan dan usia panjang dengan bergerak lebih aktif.

“Pria yang dilaporkan meningkatkan aktifitas fisik di level tinggi pada usia 60 tahun, setelah melalui periode perubahan gradual selama 10 tahun, memiliki pengurangan resiko kematian seperti mereka yang tetap melakukan aktivitas fisik tinggi dari 50 tahun hingga 60 tahun. “Magnitude dari pengurangan resiko kematian tersebut selain terkait dengan aktifitas fisik juga penghentian kebiasaan merokok,” demikian ujar Karl.

Untuk studi–yang telah dilaporkan pada jurnal BMJ edisi online, Karl beserta timnya mengumpulkan data terhadap 2.205 pria berusia 50 tahun ke atas dan menyurvey mereka lagi ketika mereka berusia 60, 70, 77, dan 82 tahun. Setiap kali mereka diberi pertanyaan tentang tingkat aktivitas fisik, berat badan, tekanan darah, tingkat kolesterol, kebiasaan merokok dan konsumsi alkohol

Setelah mengompilasikan data dengan faktor gaya hidup lain, para periset menemukan jika pria menghabiskan banyak waktu duduk, tak beraktivitas kebanyakan akan meninggal di periode tahun beriktunya, sementara mereka yang tetap aktif sedikit yang meninggal di waktu tersebut.

Fakta yang muncul lelaki yang aktif berolahrga ketika mereka berusia 50 hidup dengan rata-rata usia 2,3 tahun lebih lama, sedangkan para pria dengan olahrga moderat hidup 1,1 tahun lebih lama dibanding mereka yang memiliki aktifitas fisik paling rendah. Untuk melihat hasil tersebut bisa jadi dibutuhkan 5 hingga 10 tahun, namun intinya para pria yang rajin berolahraga di paruh baya hidup lebih lama, demikian menurut laporan penelitian menekankan

Sementara dibanding dengan penghentian kebiasaan merokok, pengurangan resiko kematian juga ditemukan serupa. “Setiap orang tahu jika merokok itu berbahaya bagi kesehatan dan meningkatkan resiko kematian, namun secara umum diketahui jika aktivitas fisik kurang memiliki pengaruh yang mirip seperti halnya merokok,” ujar Karl.

Apakah wanita mungkin mendapat keuntungan yang sama dengan aktivitas di usia paruh baya, bukti masihlah belum jelas. Karl mengatakan ia belum melakukan studi serupa yang melibatkan wanita. “Jika kita berpikir ketat, hasil tersebut tidak bisa dinyatakan kepada wanita,” ujar Karl.

Namun ia juga menambahkan dengan berkata, “Saya sendiri tidak melihat alasan biologis mengapa harus ada efek berbeda dalam gender,”

Dr. David L. Katz, direktur dari Pusat Riset Pencegahan di Fakultas Kedokteran Universitas Yale juga menekankan pada komparasi keuntungan beraktifitas

“Ketika pria paruh-baya yang dulu lebih banyak duduk diam mengadopsi aktivitas fisik, mereka juga memperoleh keuntungan seperti para pria yang selalu aktif selama hidupnya, meski telah ada tahun-tahun tanpa aktivitas,” ujar David. “Ini merupakan pesan sangat jelas, tak pernah ada kata terlambat untuk memulai perilaku sehat dan mendapat keuntungan dari sana,” imbuhnya.

“Saya sendiri tentu merekomendasikan inisiatif seawal mungkin melakukan olahraga rutin dan mendapat keuntungan dari sana, tidak saja menambah usia tapi juga kualitas hidup dalam tahun-tahun yang dijalani,” kata Katz. “Namun jika anda belum memulainya, ilmu pengetahuan membuktikan jika kapan pun adalah waktu yang baik untuk mengawali,” ujarnya lagi.

Sumber : Republika.co.id

2 Komentar»

  shoshe wrote @

kalau begitu, aku bakal panjang umur dong….
whua….ha….

  cenya95 wrote @

setelah berolahraga, badan kita akan terasa bugar. bila tidak segeralah periksa kondisi kita ke dokter.
salam
ps. Blogroll ku tidak pakai “h” bisa dirubah menjadi cenya95 –> http://cenya95.wordpress.com
@ waduh maaf ya mas, atas kekeliruannya.


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: