Mancung64’s Weblog

Membawa Cerita, “Cinta,” Budaya dan Mestika dari Bumi Persada

Waktu Tepat Untuk Minum Obat

Usahakan meminum obat pada jam yang sama tiap hari. Waktu minum obat atau menjalani pengobatan yang sesuai dengan jam biologis akan memberi hasil lebih efektif. Para peneliti dari Perancis menemukan bahwa kemoterapi yang dosisnya disesuaikan dengan waktu biologis hasilnya lebih maksimal dibandingkan dengan pengobatan yang lain. Pun, pengobatan harian menunjukkan hasil yang terbaik, ketika disesuaikan dengan ritme circadian tubuh. Ini dia petunjuk pengobatan beserta ritme circadian yang sesuai untuk pengobatannya.

Alergi

Jenis obat: Antihistamin.

Waktu yang tepat:

Saat mau tidur. Zat aktifnya akan mengalir bersama darah untuk mencegah gejala muncul kembali di pagi hari.

Artritis

Jenis obat: Obat pereda nyeri jangka panjang (tanyakan dokter).

Waktu yang tepat:

Pagi hari, untuk osteoartritis; dengan dosis tambahan di malam hari untuk artritis reumatoid.

Asma

Jenis obat: Prednison oral.

Waktu yang tepat:

Pukul 15.00. Penelitian membuktikan Prednison oral yang diberikan pukul 15.00 dapat mencegah gejala timbul di malam hari dibandingkan kalau diberikan pada pukul 08.00. Studi lain menyatakan, dosis yang diberikan pada pukul 20.00 sedikit lebih efektif dibanding plasebo.
Tekanan Darah Tinggi

Jenis obat: Obat penurun tekanan darah.

Waktu yang tepat:

Saat mau tidur. Mencegah naiknya tekanan darah saat pagi, karena pagi adalah waktu tekanan darah berada di level tertinggi.

Kolesterol tinggi

Jenis obat: Obat penurun kadar kolesterol.

Waktu yang tepat:

Saat mau tidur, karena tubuh memproduksi kolesterol saat tidur malam. Bila diminum malam hari, dapat mengurangi 30-35% kadar kolesterol dan lebih efektif dibanding kalau diminum pagi hari.

Jika Anda minum obat, sebaiknya minum obat pada jam yang sama setiap hari. Misalnya sesudah makan, atau sebelum tidur. Anda boleh saja terlambat minum obat, tetapi usahakan tidak lebih dari 2 jam dari waktu biasanya. Bila Anda melewatkan satu sesi minum obat, misalnya lupa minum obat saat malam, sebaiknya konsultasikan ke dokter bagaimana mengatur waktu minum obat selanjutnya.

Sumber : Prevention

1 Komentar»

  kellyamareta wrote @

semua ada waktunya ya …


Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: