Mancung64’s Weblog

Membawa Cerita, “Cinta,” Budaya dan Mestika dari Bumi Persada

Arsip untuk Maret, 2009

Suku Lom (Mapur), Pemegang Kemurnian Tradisi di Tengah Hutan Bangka

“Hati-hati masuk ke daerah suku Lom. Niat hati harus bersih dan tulus. Kalau hati kotor, nanti bisa kena celaka, bisa-bisa malah tidak bisa keluar lagi.” Demikian pesan banyak orang kepada siapa pun yang akan mengunjungi suku Lom.

Suku Lom merupakan suku unik yang tinggal di Dusun Air Abik dan Dusun Pejam, Desa Gunung Muda, Kecamatan Belinyu, Kabupaten Bangka, Kepulauan Bangka Belitung. Mereka juga sering disebut sebagai suku Mapur karena mula-mula sebagian besar tinggal di Dusun Mapur. Suku tersebut dikenal sebagai salah satu komunitas yang masih kuat memegang kemurnian tradisi di tengah perubahan zaman.

Sebenarnya kawasan adat suku Lom hanya berjarak sekitar 13 kilometer dari kota Kecamatan Belinyu. Motor dan mobil masih bisa masuk ke daerah itu saat tidak turun hujan, meski harus menelusuri jalan menuju tanah di tengah hutan Gunung Muda dan Gunung Pelawan yang rusak dan berlubang-lubang.

Kemurnian tradisi suku Lom selama ini dibumbui berbagai mitos, misteri, atau legenda yang menakutkan sehingga sebagian masyarakat enggan menyinggahi kawasan itu.

Memasuki perkampungan suku Lom di Dusun Air Abik, tak ubahnya melihat perkampungan warga biasa di daerah lain. Rumah-rumah kampung berjajar rapi di kiri-kanan jalan. Sebagian bangunan rumah sudah permanen, semipermanen, dan sebagian lagi masih berupa rumah kayu sederhana dengan atap genting. Bahkan beberapa rumah dilengkapi parabola. Ada juga beberapa mobil dan sepeda motor.

Keunikan suku itu mulai terasa ketika mereka ditanya tentang agama. Kolom agama kartu tanda penduduk (KTP) pada sebagian suku itu dibiarkan kosong, sebagian ditulis ’agama Islam’ sekadar untuk formalitas.

“Saya tidak punya agama. Tetapi, saya menghargai orang lain yang beragama. Yang penting saya hidup baik-baik, bisa makan dan minum setiap hari, serta tidak menyakiti orang lain,” ucap Sli (42), warga suku Lom yang tinggal sendirian di daerah agak pedalaman.

Sebutan lom pada suku tersebut merujuk komunitas yang “belum” memeluk suatu agama.(Red-dalam bhs Bangka, lom artinya belum) Menurut sejumlah warga, sebutan itu mulai muncul sejak zaman kolonial Belanda yang berusaha mengidentifikasi penduduk berdasarkan agama yang dianut. Hingga sekarang, anggota suku yang masih memeluk adat disebut “Lom”, sedangkan yang telah memeluk agama formal tertentu berarti telah menjadi “bukan Lom”.

Kepala Dusun Air Abik, Tagtui, menjelaskan, dari 139 keluarga yang tercatat, sebanyak 62 orang tertulis beragama Islam, 13 Kristen, dan dua orang Buddha. Sebanyak 62 orang lagi memeluk kepercayaan adat atau masih murni “Lom”. Namun, sebagian besar warga yang secara formal telah memeluk agama juga masih memercayai adat yang dipatuhi sejak nenek moyang.

“Sejak kecil saya tidak punya agama. Saya masuk Islam ketika menikah dengan istri yang Muslim tahun 1997. Tetapi, saya masih memercayai hukum-hukum adat sampai sekarang,” papar Tagtui.

Menurut penuturan tetua adat setempat, Mang Sikat (62), adat suku Lom dibangun dari keyakinan bahwa mereka dilahirkan dari alam semesta. Gunung, hutan, sungai, bumi, langit, dan hewan merupakan bagian dari alam semesta yang menyatu dengan nenek moyang sehingga harus dihargai. Dalam setiap perwujudan alam terdapat roh atau kekuatan yang selalu menjaga dan mengawasi manusia. Kutukan akan menimpa siapa pun yang melanggar kekuatan alam.

Keyakinan akan kutukan itu diperkuat oleh mantra-mantra yang digunakan untuk setiap tindakan yang dimuati tujuan khusus. Ada mantra untuk jirat, yaitu semacam doa untuk menjaga ladang dari pencurian. Ada mantra untuk menghipnotis orang agar mengakui kejahatan yang dilakukan. Juga ada semacam gendam untuk menarik minat lawan jenis sehingga jatuh cinta atau untuk menjaga kelanggengan pernikahan.

Berbagai mantra itu terutama dikuasai para dukun adat demi menjaga keamanan dari serangan luar, melestarikan tatanan sosial, sekaligus menempa kepercayaan diri setiap anggota suku. Meski digunakan dengan hati-hati untuk keperluan khusus, keampuhan mantra suku Lom acap jadi gunjingan khalayak luas sehingga masyarakat cenderung berhati-hati terhadap kekuatan magis suku itu.

Keyakinan itu melahirkan adat unik yang sebagian masih ditaati suku Lom hingga kini. Mayat anggota suku yang meninggal, misalnya, tidak boleh diantar ke kubur melalui pintu depan karena dia pergi untuk selamanya dan tidak kembali lagi. Mayat dibawa lewat pintu belakang, atau bila perlu menjebol dinding samping.

Adat lain, wanita hamil dilarang duduk di tangga rumah karena tangga menjadi perlintasan roh-roh. Roh-roh itu bisa masuk dalam kandungan sehingga menghambat proses kelahiran. Bersiul di ladang juga dihindari karena akan mengusir roh kehidupan yang memasuki tanaman yang baru tumbuh, akibatnya bisa gagal panen.

Keterasingan menciptakan bahasa Lom yang unik. Kata- kata diucapkan dalam percakapan yang cepat dan penuh intonasi. Suku Lom menyebut ika untuk mereka, nampik untuk dekat, nen berarti ini, bu untuk nasi, dan maken air berarti minum. Bahasa itu berbeda dengan bahasa Melayu atau China yang terdapat di lingkungan di sekitar suku Lom.

Hingg saat ini, suku Lom masih berusaha menjaga keyakinan adat. Para orang tua umumnya membebaskan anak untuk bersekolah, tetapi anak- anak biasanya tidak pernah menamatkan sekolah dasar. SD Negeri 24 di Dusun Air Abik yang berada di pinggir dusun hanya diikuti 48 siswa. Itu pun sebagian berasal dari lingkungan di luar suku.

Menurut Kepala Sekolah SDN 24 Dusun Air Abik, M Bundiar, jumlah anak yang masuk sekolah bisa mencapai puluhan siswa. Tetapi, anak-anak suku Lom rata-rata berhenti sekolah saat menginjak kelas II, III, atau IV.

“Kesadaran terhadap pendidikan pada suku Lom masih sangat rendah. Banyak yang tidak sekolah. Kalau sudah masuk, ada saja anak yang putus sekolah setiap bulannya. Kadang ada yang minta izin bekerja membantu orangtua di hutan dan tidak pernah masuk lagi, atau tiba-tiba hilang begitu saja,” tuturnya.

Beberapa warga suku Lom menganggap pendidikan hanya akan mengajarkan tabiat dunia luar yang dipenuhi kebohongan dan nafsu mengejar materi. Yudi (32), salah satu warga, mengaku tidak pernah sekolah sehingga tidak bisa membaca dan menulis. “Saya selalu ke ladang untuk memelihara 100 batang lada putih, buah-buahan, dan tanaman lain. Saya hanya butuh hidup dengan bahagia bersama warga di sini,” ujarnya.

Suku Lom cenderung menghindari budaya asing yang bertentangan dengan tradisi. Puluhan tahun lalu adat masih melarang anggota suku untuk menggunakan sandal, jas, jaket, atau payung karena dianggap menyamai gaya dan perilaku para penjajah. Sekarang ikatan itu mulai mengendur seiring dengan perkembangan zaman, tetapi sikap kritis terhadap dunia luar masih tetap dipelihara. Dalam sejarahnya, belum pernah ada anggota suku yang tersangkut atau dipenjara karena melakukan tindakan kriminal. Suku Lom yang asli sering diibaratkan sebagai bayi yang baru lahir; masih murni dan polos.

Sumber: AMCA

Iklan

Tips Memilih Sikat Gigi Yang Benar

sikat-gigiSikat gigi Anda sudah usang? Atau ingin mencoba sikat gigi yang berbeda? Apapun alasannya, pelajari cara memilih sikat gigi yang benar!

1. Sikat gigi elektrik lebih efektif daripada sikat gigi manual. Mungkin harga sikat gigi elektrik sedikit lebih mahal dari sikat gigi manual, tetapi penelitian menunjukkan sikat gigi elektrik lebih efektif untuk menghilangkan plak. Menggunakan sikat gigi manual membutuhkan waktu yang cukup lama dan teknik menyikat yang baik untuk menghilangkan plak.

2. Jika lebih suka memakai sikat gigi manual, tipe apa yang harus Anda pilih? Apapun yang dipilih, kepala sikat yang fleksibel, atau desain dengan nafas menyegarkan. Tetapi hal yang terpenting adalah menyikat gigi dengan teknik yang baik dan untuk waktu yang cukup lama.

3. Pilih bulu sikat yang lembut dengan kepala sikat yang kecil. Bulu sikat yang lembut mencegah gusi Anda terluka, sementara kepala sikat yang kecil memudahkan Anda untuk menjangkau ke semua bagian gigi.

Yang harus diperhatikan, ganti kepala sikat gigi elektrik ataupun manual Anda setiap tiga bulan sekali agar tetap efektif untuk membersihkan gigi.

Apabila Anda habis sakit, gantilah kepala sikat gigi elektrik ataupun manual untuk mencegah infeksi kembali. Bila malas membeli yang baru, Anda juga bisa merendam sikat gigi ke dalam alkohol, lalu direndam kembali di air panas.

Sumber : http://www.detikhot.com

10 Bisnis yang Menjanjikan di Masa Depan

Hampir semua orang punya cita-cita ingin memiliki bisnis sendiri.

Tapi sering kali, mereka bingung bagaimana memulainya, bisnis apa

yang harus mereka geluti dan bagaimana pula prospeknya.

Kebetulan “INC” -media bisnis terkemuka di Amerika- belum lama ini

merilis informasi penting bagi para pebisnis yang ingin mengetahui

bisnis yang prospeknya paling menjanjikan hingga lebih dari 10

tahun mendatang. Inilah bisnis tersebut:

=> Internet Bisnis, data processing dan jasa informasi lainnya

=> Sistem komputer dan jasa yang berhubungan dengannya

=> Sofware

=> Jasa ketenagakerjaan

=> Konsultasi: management,science, dan teknis

=> Home Health Care

=> Jasa penasihat keuangan pribadi

=> Jasa perawatan anak

=> Seni, hiburan dan rekreasi

=> Fim/video

Dari data tersebut, terlihat bisnis yang palingmenjanjikan

hingga lebih dari 10 tahun mendatang adalah internet bisnis

Revolusi informasi memang tengah berjalan. Seperti juga ketika

mobil yang merevolusi kereta kuda, kamera digital yang mulai

menggantikan kamera manual dan kini INTERNET juga telah mengubah

kebiasaan masyarakat dalam mencari informasi dan berbisnis.

Dan sekarang kita atau setidaknya anak muda sekarang yang menjadi

future market- semakin sering mendengar kata-kata seperti ini,

‘Lihat di internet aja’ atau ‘Cari di internet aja’. Atau tanya mbah google aja deh.

Apapun, mulai dari membandingkan harga gadget, booking tiket

pesawat, lihat berita terkini, lihat iklan penjualan rumah atau

mobil, beli macam-macam barang, dan masih banyak lagi. “Apapun

bisnisnya”, internet tempat jualannya 🙂

Internet memang tempat menjadi pemasaran produk dan jasa yang

paling menjanjikan saat ini. Karena jangkauan yang luas,

ke seluruh dunia. Selain itu juga karena pasarnya yang tertarget

dan sistem otomatisasinya, membuat pemasaran jadi lebih efektif

dan efisien dari segi biaya, waktu dan tenaga.

Sumber : http://www.asianbrain.com (Asian Brain Internet Marketing Center)

Mari Nikmati Wisata Pantai di Kepulauan Bangka Belitung

parai-2pantai-tikustjg-pesona

tanjung-berikat


Berkunjung ke Kepulauan Bangka Belitung, sama dengan memanjakan diri dengan wisata bahari. Bukan saja para pelancong dapat menikmati hamparan laut yang membiru, tetapi juga mengecap nikmatnya aneka hidangan laut yang tersedia di hampir setiap sisi kota ataupun pantai.

Kepulauan Bangka Belitung adalah wilayah provinsi baru pecahan Sumatra Selatan. Kini, masyarakat Bangka Belitung menamai negeri mereka ini dengan kata yang cukup populer, Negeri Serumpun Sebalai. Ketenaran buku dan film Laskar Pelangi juga mempunyai andil yang besar dalam mempromosikan Babel. Sehingga Babel juga punya nama baru Bumi Laskar Pelangi.

Kota Pangkal Pinang sebagai ibu kota Babel, disahkan pada 9 Februari 2002. Baca entri selengkapnya »

Jangan Takut makan Kacang ! Ternyata ngemil kacang menyehatkan.

kacangBagi beberapa orang, kacang mungkin memang menyebabkan jerawat. Namun manfaat kacang juga sangat banyak. Kandungan vitamin, serat, protein, dan berbagai mineral lainnya dipercaya dapat menurunkan kolesterol, menstabilkan tekanan darah, dan mencegah kanker.Kacang disini adalah berbagai jenis kacang-kacangan. Ingin tahu manfaat setiap jenis kacang?

Kacang tanah

Kacang tanah mengandung phytochemical (sejenis komposisi beta karoten) hingga 4 kali lipat dari camilan lain. Silakan pilih sesuai selera, boleh kacang panggang, kacang goreng, bahkan kacang utuh yang direbus, menurut para peneliti di Alabama A&M University. Menurut mereka, ketika dipanaskan, biji kacang akan menyerap antioksidan yang semula ada di kulitnya. Penyerapan ini terjadi di awal proses memasak. Panas dari api membantu melepaskan phytochemical, si zat super. Baca entri selengkapnya »

Tindihan, Apakah penyebabnya ?

Pernahkah anda mengalami suatu peristiwa,dimana anda merasa tidak bisa melakukan apapun, meski hanya sekedar menjerit. Seluruh anggota tubuh tidak ada yang bisa digerakkan, terasa berat ibarat diganduli puluhan ton batu, meskipun anda sudah berusaha sekuat tenaga untuk menggerakkan tangan maupun kaki anda.Tetapi hasilnya nihil.Biasanya dalam kondisi seperti itu kita sering melihat bayangan atau sosok hitam,besar disamping atau didepan kita, sehingga timbul perasaan takut. Dan ketika tersadar biasanya badan terasa lemas. Inilah kondisi yang biasa kita kenal dengan nama tindihan, yang terjadi pada saat kita setengah sadar dari tidur. Sehingga rasanya seperti kenyataan saja. Ternyata, tindihan bisa juga disebabkan karena kita kurang tidur atau pola tidur yang tidak teratur.

Apa itu Tindihan ? Baca entri selengkapnya »