<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	xmlns:georss="http://www.georss.org/georss" xmlns:geo="http://www.w3.org/2003/01/geo/wgs84_pos#" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/"
	>

<channel>
	<title>Mancung64's Weblog</title>
	<atom:link href="http://mancung64.wordpress.com/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>http://mancung64.wordpress.com</link>
	<description>Membawa Cerita, "Cinta,"  Budaya dan Mestika dari Bumi Persada</description>
	<lastBuildDate>Mon, 23 Jan 2012 04:21:30 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>hourly</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>1</sy:updateFrequency>
	<generator>http://wordpress.com/</generator>
<cloud domain='mancung64.wordpress.com' port='80' path='/?rsscloud=notify' registerProcedure='' protocol='http-post' />
<image>
		<url>http://s2.wp.com/i/buttonw-com.png</url>
		<title>Mancung64's Weblog</title>
		<link>http://mancung64.wordpress.com</link>
	</image>
	<atom:link rel="search" type="application/opensearchdescription+xml" href="http://mancung64.wordpress.com/osd.xml" title="Mancung64&#039;s Weblog" />
	<atom:link rel='hub' href='http://mancung64.wordpress.com/?pushpress=hub'/>
		<item>
		<title>Ayam dan Telur Duluan Mana? Inilah Jawaban Ilmiahnya!!</title>
		<link>http://mancung64.wordpress.com/2010/11/23/ayam-dan-telur-duluan-mana-inilah-jawaban-ilmiahnya/</link>
		<comments>http://mancung64.wordpress.com/2010/11/23/ayam-dan-telur-duluan-mana-inilah-jawaban-ilmiahnya/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 23 Nov 2010 02:09:10 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mancung64</dc:creator>
				<category><![CDATA[Cerita]]></category>
		<category><![CDATA[Informasi]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mancung64.wordpress.com/?p=394</guid>
		<description><![CDATA[Para ilmuwan berhasil menjawab salah satu tebak-tebakan tertua di dunia, mana yang lebih dulu, ayam atau telur ? Melalui komputer super, tim dari Universitas Sheffield dan Warwick, Inggris menemukan jawabannya. Apakah itu? Ayam. Kepada laman Harian The Sun, ketua tim peneliti menjelaskan bagaimana mereka berhasil memecahkan teka-teki tersebut. &#8220;Apa yang kami temukan adalah &#8216;kecelakaan&#8217; yang [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mancung64.wordpress.com&amp;blog=3741871&amp;post=394&amp;subd=mancung64&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Para ilmuwan berhasil menjawab salah satu tebak-tebakan tertua di dunia, mana yang lebih dulu, ayam atau telur ?  Melalui komputer super, tim dari Universitas Sheffield dan Warwick, Inggris menemukan jawabannya. Apakah itu? Ayam.</p>
<p>Kepada laman Harian The Sun, ketua tim peneliti menjelaskan bagaimana mereka berhasil memecahkan teka-teki tersebut.  &#8220;Apa yang kami temukan adalah &#8216;kecelakaan&#8217; yang menyenangkan. Awalnya, tujuan penelitian kami adalah menemukan bagaimana binatang membuat cangkang telur.&#8221;</p>
<p>Menurutnya, selama ini, masyarakat telah menganggap remeh ayam. Kami tidak menyadari proses luar biasa yang ditunjukan para ayam dalam proses pembuatan telur.  &#8220;Sadarkah Anda, ketika memecahkan kulit telur rebus di pagi hari, Anda sedang menyaksikan salah satu material luar biasa di dunia.&#8221;  Cangkang telur memiliki kekuatan sangat luar biasa, meski beratnya sangat ringan. Manusia tak bisa membuat benda seperti itu, bahkan yang mendekatinya.<span id="more-394"></span></p>
<p>&#8220;Masalahnya, kita tak tahu bagaimana ayam membuat cangkangnya.&#8221;  Tim peneliti lalu menggunakan komputer super milik Dewan Riset Sains Inggris (UK Science Research Council) yang berbasis di Edinburgh. Komputer itu dinamakan HECToR (High End Computing Terascale Resource).  &#8220;Kami ingin menelusuri bagaimana telur terbentuk, dengan melihat proses detail telur secara mikroskopis.&#8221;  Yang pertama dicari adalah, mengetahui &#8216;resep&#8217; yang digunakan ayam untuk membuat cangkang telur.  &#8220;Dengan bantuan komputer canggih, Kami memecahkan masalah ini selama berminggu-minggu. Sementara, ayam bisa menyusun cangkang itu hanya dalam semalam.&#8221;  Lucunya, pemilihan cangkang telur ayam sebagai fokus penelitian benar-benar tak disengaja. Para peneliti memilih telur ayam karena proteinnya sederhana untuk ditelaah.  Namun hasilnya ternyata sangat mengejutkan. &#8220;Kami memecahkan teka-teki sepanjang masa. Ini mengagumkan.&#8221;  Hasilnya, ditemukan protein khusus yang ada di tubuh ayam. Protein itu adalah adalah &#8216;tukang bangunan&#8217; tanpa lelah, menyusun bagian-bagian cangkang mikroskopis membentuk cangkang telur.  Protein itu menginisiasi proses pembentukan cangkang sebelum menyusun bagian telur yang lain.  Tanpa protein pembangun tersebut, telur tak mungkin terbentuk. Dan, protein itu hanya ditemukan di rahim ayam. &#8220;Itu berati ayam ada duluan sebelum telur.&#8221;  Tapi, dari mana ayam berasal?</p>
<p>Beberapa teori mengatakan, nenek moyang ayam menciptakan telur zaman Dinosaurus.  &#8220;Penemuan kami sangat potensial. Sebab, cangkang telur dibentuk dari banyak kristal kecil. Kita bisa menggunakan informasi ini untuk mengetahui cara membuat dan menghancurkan struktur kristal lainnya.&#8221;</p>
<p>Sebagai contoh, untuk menghilangkan kerak di ceret maupun pipa. Penelitian ini juga berimplikasi medis.<br />&#8220;Karena tubuh kita menggunakan metode yang sama untuk membuat gigi dan tulang, kita bisa belajar lebih banyak tentang bagaimana membangun kembali tulang manusia.&#8221;</p>
<p>Sumber: kir-31.blogspot.com</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mancung64.wordpress.com/394/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mancung64.wordpress.com/394/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/mancung64.wordpress.com/394/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/mancung64.wordpress.com/394/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/mancung64.wordpress.com/394/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/mancung64.wordpress.com/394/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/mancung64.wordpress.com/394/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/mancung64.wordpress.com/394/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/mancung64.wordpress.com/394/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/mancung64.wordpress.com/394/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/mancung64.wordpress.com/394/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/mancung64.wordpress.com/394/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/mancung64.wordpress.com/394/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/mancung64.wordpress.com/394/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mancung64.wordpress.com&amp;blog=3741871&amp;post=394&amp;subd=mancung64&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mancung64.wordpress.com/2010/11/23/ayam-dan-telur-duluan-mana-inilah-jawaban-ilmiahnya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/1a4d96d941dd549a3d4afb10472b873c?s=96&#38;d=monsterid&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">mancung64</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Tips bebas bau Mulut selama Puasa</title>
		<link>http://mancung64.wordpress.com/2010/08/14/tips-bebas-bau-mulut-selama-puasa/</link>
		<comments>http://mancung64.wordpress.com/2010/08/14/tips-bebas-bau-mulut-selama-puasa/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 14 Aug 2010 03:01:02 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mancung64</dc:creator>
				<category><![CDATA[Informasi]]></category>
		<category><![CDATA[kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Religi]]></category>
		<category><![CDATA[antiseptik]]></category>
		<category><![CDATA[bau mulut]]></category>
		<category><![CDATA[puasa]]></category>
		<category><![CDATA[sahur]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mancung64.wordpress.com/?p=388</guid>
		<description><![CDATA[Hindari menyantap hidangan yang beraroma aduhai seperti petai, jengkol, bawang merah pada saat bersantap sahur Selesai makan sahur, banyak minum air putih Menggosok gigi dan menyikat lidah setelah makan dan menjelang tidur. Permukaan lidah yang tak rata memungkinkan adanya sisa makanan yang tersangkut disana Berkumur dengan larutan khusus(antiseptik) untuk menghilangkan bau mulut Di lingkungan keluarga [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mancung64.wordpress.com&amp;blog=3741871&amp;post=388&amp;subd=mancung64&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<ul>
<li>Hindari menyantap hidangan yang beraroma aduhai seperti petai, jengkol, bawang merah pada saat bersantap sahur</li>
<li>Selesai makan sahur, banyak minum air putih</li>
<li>Menggosok gigi dan menyikat lidah setelah makan dan menjelang tidur. Permukaan lidah yang tak rata memungkinkan adanya sisa makanan yang tersangkut disana</li>
<li>Berkumur dengan larutan khusus(antiseptik) untuk menghilangkan bau mulut</li>
<li>Di lingkungan keluarga Arab ada kebiasaan mengunyah sejumput adas manis sehabis makan. Setelah dikunyah dan dan diisap airnya, ampasnya dibuang. Aroma adas manis yang harumnya mirip aroma obat batuk benar-benar pencuci mulut yang bisa diandalkan saat puasa.</li>
<li>Sahur dengan menu sayuran tumis atau sayur bening dan ditutup dengan semangkuk buah segar</li>
<li>Air rebusan daun sirih dapat digunakan untuk berkumur setelah makan sahur. Air rebusan daun sirih berfungsi sebagai antibakteri penyebab bau mulut.</li>
</ul>
<p>Sumber : Bangka Pos</p>
<p><!--[if gte mso 9]&gt;  Normal 0     false false false  EN-US X-NONE X-NONE              MicrosoftInternetExplorer4              &lt;![endif]--><!--[if gte mso 9]&gt;                                                                                                                                            &lt;![endif]--></p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mancung64.wordpress.com/388/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mancung64.wordpress.com/388/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/mancung64.wordpress.com/388/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/mancung64.wordpress.com/388/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/mancung64.wordpress.com/388/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/mancung64.wordpress.com/388/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/mancung64.wordpress.com/388/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/mancung64.wordpress.com/388/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/mancung64.wordpress.com/388/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/mancung64.wordpress.com/388/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/mancung64.wordpress.com/388/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/mancung64.wordpress.com/388/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/mancung64.wordpress.com/388/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/mancung64.wordpress.com/388/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mancung64.wordpress.com&amp;blog=3741871&amp;post=388&amp;subd=mancung64&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mancung64.wordpress.com/2010/08/14/tips-bebas-bau-mulut-selama-puasa/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>2</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/1a4d96d941dd549a3d4afb10472b873c?s=96&#38;d=monsterid&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">mancung64</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Pemuda dan Kyai</title>
		<link>http://mancung64.wordpress.com/2010/07/02/pemuda-dan-kyai/</link>
		<comments>http://mancung64.wordpress.com/2010/07/02/pemuda-dan-kyai/#comments</comments>
		<pubDate>Fri, 02 Jul 2010 02:02:01 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mancung64</dc:creator>
				<category><![CDATA[Cerita]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Religi]]></category>
		<category><![CDATA[Renungan]]></category>
		<category><![CDATA[Islam]]></category>
		<category><![CDATA[kyai]]></category>
		<category><![CDATA[takdir]]></category>
		<category><![CDATA[wujud tuhan]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mancung64.wordpress.com/?p=383</guid>
		<description><![CDATA[Ada seorang pemuda yang lama menjalani pendidikan di luar negeri namun tidak pernah belajar agama Islam, kini kembali ke tanah air. Sesampainya di rumah ia diminta kedua orangtuanya untuk belajar agama Islam, namun ia memberi syarat agar dicarikan guru agama yang bisa menjawab 3 pertanyaan yang selama ini mengganjal dihatinya. Akhirnya orang tua pemuda itu [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mancung64.wordpress.com&amp;blog=3741871&amp;post=383&amp;subd=mancung64&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Ada seorang pemuda yang lama menjalani pendidikan di luar negeri namun tidak pernah belajar agama Islam, kini kembali ke tanah air. Sesampainya di rumah ia diminta kedua orangtuanya untuk belajar agama Islam, namun ia memberi syarat agar dicarikan guru agama yang bisa menjawab 3 pertanyaan yang selama ini mengganjal dihatinya. Akhirnya orang tua pemuda itu mendapatkan orang tersebut, seorang kyai dari pinggiran kota.</p>
<p>Pemuda : ”Anda siapa dan apakah bisa menjawab pertanyaan-pertanyaan saya?”<br />
Kyai        : ”Saya hamba Allah dan dengan izin-Nya saya akan menjawab pertanyaan anda.”<br />
Pemuda : ”Anda yakin? Sedangkan Profesor di Amerika dan banyak orang yang pintar tidak mampu menjawab pertanyaan saya.”<br />
Kyai        : ”Saya akan mencoba sejauh kemampuan saya.”</p>
<p>Pemuda : ”Saya ada 3 pertanyaan:<br />
1. Kalau memang Tuhan itu ada, tunjukkan wujud Tuhan kepada saya !<br />
2. Kalau memang benar ada takdir, tunjukkan takdir itu pada saya !<br />
3. Kalau syaitan diciptakan dari api kenapa dimasukan ke neraka yang dibuat dari api, tentu tidak menyakitkan buat syaitan. Sebab mereka memiliki unsur yang sama. Apakah Tuhan tidak pernah berfikir sejauh itu?”</p>
<p>Tiba-tiba kyai tersebut menampar pipi pemuda tadi dengan keras.<br />
Pemuda : (sambil menahan sakit) ”Hei ! Kenapa anda marah kepada saya?”<br />
Kyai        : ”Saya tidak marah&#8230; Tamparan itu adalah jawaban saya atas 3 pertanyaan yang anda ajukan kepada saya.”<br />
Pemuda : ”Saya sungguh-sungguh tidak mengerti.”<br />
Kyai        : ”Bagaimana rasanya tamparan saya?”<br />
Pemuda : ”Tentu saja saya merasakan sakit.”<br />
Kyai        : ”Jadi anda percaya bahwa sakit itu ada?”<br />
Pemuda : ”Ya!”<br />
Kyai        : ”Tunjukan pada saya wujud sakit itu!”<br />
Pemuda : ”Saya tidak bisa.”<br />
Kyai        : ”Itulah jawaban pertanyaan pertama&#8230;kita semua merasakan kewujudan Tuhan tanpa mampu melihat wujudnya.&#8221;</p>
<p>Kyai         : ”Apakah tadi malam anda bermimpi akan ditampar oleh saya?”<br />
Pemuda : ”Tidak.<br />
Kyai        : ”Apakah pernah terfikir oleh anda akan menerima tamparan dari saya hari ini?”<br />
Pemuda : ”Tidak.”<br />
Kyai        : ”Itulah yang dinamakan takdir.”</p>
<p>Kiyai       : ”Terbuat dari apa tangan yang saya gunakan untuk menampar anda?”<br />
Pemuda : “Kulit.”<br />
Kyai        : “Terbuat dari apa pipi anda?”<br />
Pemuda : “Kulit.”<br />
Kyai        : “Bagaimana rasanya tamparan saya?”<br />
Pemuda : “Sakit.”<br />
Kyai        : “Walaupun syaitan dijadikan dari api dan neraka juga terbuat dari api,  jika Tuhan menghendaki maka neraka akan menjadi tempat yang menyakitkan untuk syaitan. Semoga kita bukan termasuk orang-orang yang ditempatkan bersama syaitan di neraka..”</p>
<p>Pemuda itu langsung tertunduk dan memeluk kyai tersebut sambil memohonnya untuk mengajarkan Islam lebih banyak lagi.</p>
<p>sumber : sahabat amira.net</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mancung64.wordpress.com/383/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mancung64.wordpress.com/383/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/mancung64.wordpress.com/383/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/mancung64.wordpress.com/383/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/mancung64.wordpress.com/383/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/mancung64.wordpress.com/383/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/mancung64.wordpress.com/383/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/mancung64.wordpress.com/383/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/mancung64.wordpress.com/383/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/mancung64.wordpress.com/383/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/mancung64.wordpress.com/383/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/mancung64.wordpress.com/383/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/mancung64.wordpress.com/383/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/mancung64.wordpress.com/383/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mancung64.wordpress.com&amp;blog=3741871&amp;post=383&amp;subd=mancung64&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mancung64.wordpress.com/2010/07/02/pemuda-dan-kyai/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/1a4d96d941dd549a3d4afb10472b873c?s=96&#38;d=monsterid&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">mancung64</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Hati-hati, Lem Label Produk Makanan Beracun</title>
		<link>http://mancung64.wordpress.com/2010/06/29/hati-hati-lem-label-produk-makanan-beracun/</link>
		<comments>http://mancung64.wordpress.com/2010/06/29/hati-hati-lem-label-produk-makanan-beracun/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 29 Jun 2010 07:58:25 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mancung64</dc:creator>
				<category><![CDATA[Informasi]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Renungan]]></category>
		<category><![CDATA[akrilik]]></category>
		<category><![CDATA[asam klorida]]></category>
		<category><![CDATA[asbes]]></category>
		<category><![CDATA[konsumen]]></category>
		<category><![CDATA[merkuri]]></category>
		<category><![CDATA[racun]]></category>
		<category><![CDATA[senyawa kimia]]></category>
		<category><![CDATA[spanyol]]></category>
		<category><![CDATA[uni eropa]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mancung64.wordpress.com/?p=378</guid>
		<description><![CDATA[Bila Anda suka berbelanja bulanan untuk keperluan rumah tangga di supermarket sebaiknya mulai waspada, karena peneliti dari Universitas Zaragoza, Madrid, Spanyol, menemukan label nama dan harga pada bungkus produk makanan segar mengandung racun kimia yang berbahaya bagi kesehatan. Hasil penelitian yang diterbitkan jurnal Royal Society of Chemistry asal Inggris, Senin (24/5) menyebutkan, lem label nama [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mancung64.wordpress.com&amp;blog=3741871&amp;post=378&amp;subd=mancung64&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Bila Anda suka berbelanja bulanan untuk keperluan rumah tangga di supermarket sebaiknya mulai waspada, karena peneliti dari Universitas Zaragoza, Madrid, Spanyol, menemukan label nama dan harga pada bungkus produk makanan segar mengandung racun kimia yang berbahaya bagi kesehatan.</p>
<p>Hasil penelitian yang diterbitkan jurnal Royal Society of Chemistry asal Inggris, Senin (24/5) menyebutkan, lem label nama produk dan harga setidaknya mengandung empat senyawa kimia beracun seperti merkuri, asbes dan asam klorida. Racun tersebut mampu menembus bungkus kemasan plastik maupun kertas, sehingga makanan di dalamnya terkontaminasi racun yang dapat menyebabkan kegagalan organ hingga kematian.</p>
<p>Para peneliti juga menemukan empat bahan perekat akrilik berbeda yang biasa digunakan pada label makanan, dan memeriksa secara detil 11 senyawa yang ditemukan di Adhesive atau perekat. Hasilnya, sepuluh senyawa mengandung toksitas rendah namun sisa senyawa racun lain seperti tetramethyldec, yne dan diol melebihi ambang batas dan sangat berbahaya.</p>
<p>Ahli teknologi makanan dari Perancis, Valerie Guillard mendukung hasil penelitian itu dan mengkhawatirkan keselamatan konsumen makanan. &#8220;Penelitian itu membuktikan bahwa campuran bahan perekat pada label bungkus produk makanan itu memang bisa merembes ke dalam, pada tingkat yang bisa membahayakan keamanan konsumen,&#8221; ujar Guillard.</p>
<p>Sebaliknya Badan Pengawas Makanan Inggris, The Food Standard Agency mengatakan, hasil penemuan peneliti Spanyol memerlukan penelitian lebih lanjut, dan menganggap potensi rembesan atau migrasi zat kimia ke dalam makanan masih sangat rendah berdasarkan penelitian mereka sebelumnya.</p>
<p>Selama ini Uni Eropa memang memberlakukan peraturan ketat pada penggunaan bahan yang bersentuhan langsung dengan makanan, namun belum pada tingkat pengawasan pemakaian bahan lem yang digunakan pada label makanan.(Addy Hasan)</p>
<p>Sumber :Liputan6.com</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mancung64.wordpress.com/378/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mancung64.wordpress.com/378/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/mancung64.wordpress.com/378/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/mancung64.wordpress.com/378/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/mancung64.wordpress.com/378/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/mancung64.wordpress.com/378/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/mancung64.wordpress.com/378/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/mancung64.wordpress.com/378/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/mancung64.wordpress.com/378/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/mancung64.wordpress.com/378/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/mancung64.wordpress.com/378/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/mancung64.wordpress.com/378/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/mancung64.wordpress.com/378/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/mancung64.wordpress.com/378/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mancung64.wordpress.com&amp;blog=3741871&amp;post=378&amp;subd=mancung64&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mancung64.wordpress.com/2010/06/29/hati-hati-lem-label-produk-makanan-beracun/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/1a4d96d941dd549a3d4afb10472b873c?s=96&#38;d=monsterid&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">mancung64</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Ingin Kaya? Jadi Pengemis di Bangka Belitung</title>
		<link>http://mancung64.wordpress.com/2010/06/17/ingin-kaya-jadi-pengemis-di-bangka-belitung/</link>
		<comments>http://mancung64.wordpress.com/2010/06/17/ingin-kaya-jadi-pengemis-di-bangka-belitung/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 17 Jun 2010 02:16:31 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mancung64</dc:creator>
				<category><![CDATA[Informasi]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Renungan]]></category>
		<category><![CDATA[Uncategorized]]></category>
		<category><![CDATA[bangkabelitung]]></category>
		<category><![CDATA[HP]]></category>
		<category><![CDATA[ingin kaya]]></category>
		<category><![CDATA[panti asuhan]]></category>
		<category><![CDATA[pengemis]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mancung64.wordpress.com/?p=375</guid>
		<description><![CDATA[Penghasilan pengemis di Kota Pangkalpinang, Bangka Belitung bisa mencapai Rp200 ribu hingga Rp300 ribu per hari. &#8220;Dengan penghasilan per hari sebesar itu, dalam sebulan mereka bisa mengatongi uang Rp4 juta hingga Rp5 juta,&#8221; kata Kepala Bidang Pemberdayaan dan Rehabilitas Sosial Dinas Sosial dan Tenaga Kerja (Dinsosnaker) Kota Pangkalpinang Baharrudin, di Pangkalpinang, Sabtu (12/6). Menurutnya, pengemis [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mancung64.wordpress.com&amp;blog=3741871&amp;post=375&amp;subd=mancung64&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><a href="http://mancung64.files.wordpress.com/2010/06/boy-n-bubles.jpg"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-376" title="boy n bubles" src="http://mancung64.files.wordpress.com/2010/06/boy-n-bubles.jpg?w=150&#038;h=100" alt="" width="150" height="100" /></a>Penghasilan pengemis di Kota Pangkalpinang, Bangka Belitung bisa mencapai Rp200 ribu hingga Rp300 ribu per hari. &#8220;Dengan penghasilan per hari sebesar itu, dalam sebulan mereka bisa mengatongi uang Rp4 juta hingga Rp5 juta,&#8221; kata Kepala Bidang Pemberdayaan dan Rehabilitas Sosial Dinas Sosial dan Tenaga Kerja (Dinsosnaker) Kota Pangkalpinang Baharrudin, di Pangkalpinang, Sabtu (12/6).</p>
<p>Menurutnya, pengemis di Kota Pangkalpinang umumnya dari luar Provinsi Bangka Belitung (Babel). Ia mengatakan untuk menekan jumlah pengemis di kota ini, pihaknya telah melakukan berbagai upaya, namun sampai sekarang belum membuahkan hasil yang signifikan dan belum mengubah keadaan.</p>
<p>Menurutnya, pada 2010 Dinsosnaker Kota Pangkalpinang menganggarkan Rp100 juta untuk merazia gelandangan dan pengemis di kota ini. &#8220;Kami memberikan arahan terhadap mereka yang berhasil kami jaring, dan selanjutnya kami pulangkan mereka ke daerah asalnya,&#8221; katanya. Namun, upaya tersebut selalu gagal. Mereka kembali lagi menjadi gelandangan dan pengemis di perkotaan. Oleh karena itu, pihaknya akan terus mengimbau masyarakat untuk tidak lagi membiasakan diri memberi sedekah kepada pengemis di jalanan, karena dengan tidak memberi sedekah kepada mereka, dengan sendirinya mereka tidak akan mengemis. &#8220;Kami meminta warga untuk tidak memanjakan para pengemis, dengan tidak memberi sedekah kepada mereka,&#8221; katanya. Menurutnya, kebiasaan masyarakat memberi sedekah kepada pengemis berdampak negatif, yakni jumlah mereka terus bertambah.</p>
<p>Beberapa waktu yang lalu, pada saat razia pengemis, aparat menemukan HP merk canggih dan uang tunai 2 juta rupiah didalam tas pengemis tersebut. Bagaimana menurut anda? kita yang memberi recehan pada mereka dengan pandangan iba, ternyata  lebih kere dari pengemis. Lebih baik kita menyalurkan sedekah pada yang lebih berhak. Anak yatim di panti asuhan lebih tepat untuk menerima sedekah kita.</p>
<p>Sumber :TV ONE dan Bangka Pos</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mancung64.wordpress.com/375/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mancung64.wordpress.com/375/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/mancung64.wordpress.com/375/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/mancung64.wordpress.com/375/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/mancung64.wordpress.com/375/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/mancung64.wordpress.com/375/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/mancung64.wordpress.com/375/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/mancung64.wordpress.com/375/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/mancung64.wordpress.com/375/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/mancung64.wordpress.com/375/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/mancung64.wordpress.com/375/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/mancung64.wordpress.com/375/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/mancung64.wordpress.com/375/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/mancung64.wordpress.com/375/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mancung64.wordpress.com&amp;blog=3741871&amp;post=375&amp;subd=mancung64&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mancung64.wordpress.com/2010/06/17/ingin-kaya-jadi-pengemis-di-bangka-belitung/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>3</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/1a4d96d941dd549a3d4afb10472b873c?s=96&#38;d=monsterid&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">mancung64</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://mancung64.files.wordpress.com/2010/06/boy-n-bubles.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">boy n bubles</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Barangkali Kitalah Penyebabnya.</title>
		<link>http://mancung64.wordpress.com/2010/06/13/barangkali-kitalah-penyebabnya/</link>
		<comments>http://mancung64.wordpress.com/2010/06/13/barangkali-kitalah-penyebabnya/#comments</comments>
		<pubDate>Sun, 13 Jun 2010 10:06:43 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mancung64</dc:creator>
				<category><![CDATA[Cerita]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Religi]]></category>
		<category><![CDATA[Renungan]]></category>
		<category><![CDATA[jatuh cinta]]></category>
		<category><![CDATA[kasih sayang]]></category>
		<category><![CDATA[nikah]]></category>
		<category><![CDATA[pernikahan]]></category>
		<category><![CDATA[sahabat nabi]]></category>
		<category><![CDATA[sindrom]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mancung64.wordpress.com/?p=372</guid>
		<description><![CDATA[(Sebuah renungan, oleh : ust. Muhammad Fauzil Adhim) Menjelang tengah malam, seorang ikhwan mengirim SMS kepada saya. Dia seorang aktivis yang amat banyak menghabiskan waktunya untuk menyebarkan kebaikan. Bila berbicara dengannya, kesan yang tampak adalah semangat yang besar di dadannya untuk melakukan perbaikan. Kalau saat ini yang mampu dilakukan masih amat kecil, tak apa-apa. Sebab [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mancung64.wordpress.com&amp;blog=3741871&amp;post=372&amp;subd=mancung64&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><strong><em>(Sebuah renungan, oleh : ust. Muhammad Fauzil Adhim)</em></strong></p>
<p><a href="http://mancung64.files.wordpress.com/2010/06/35_0011.jpg"><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-373" title="35_0011" src="http://mancung64.files.wordpress.com/2010/06/35_0011.jpg?w=150&#038;h=100" alt="" width="150" height="100" /></a>Menjelang tengah malam, seorang ikhwan mengirim SMS kepada saya. Dia seorang aktivis yang amat banyak menghabiskan waktunya untuk menyebarkan kebaikan. Bila berbicara dengannya, kesan yang tampak adalah semangat yang besar di dadannya untuk  melakukan perbaikan. Kalau saat ini yang mampu dilakukan masih amat kecil, tak apa-apa. Sebab perubahan yang besar tak &#8216;kan terjadi bila kita tidak mau memulai dari yang<br />
kecil.Tetapi kali ini, ia berkirim SMS bukan untuk berbagi semangat. Ia kirimkan SMS karena ingin meringankan beban yang hampir ada kerinduan yang semakin berambah untukmemiliki pendamping yang dapat menyayanginya sepenuh hati.</p>
<p>SMS ini mengingatkan saya pada beberapa kasus lainnya. Usia sudah melewati  tigapuluh, tetapi belum juga ada tempat untuk menambatkan rindu. Seorang pria usiasekitar 40 tahun, memiliki karier yang cukup sukses, merasakan betapa sepinya hiduptanpa istri. Ingin menikah, tapi takut ! tak bisa mempergauli  istrinya dengan baik. Sementara terus melajang merupakan siksaan yang nyaris tak dapat ditahan. Dulu ia ingin menikah, ketika kariernya belum seberapa. Tetapi niat itu dipendam dalam-dalam karena merasa belum mapan. Ia harus mengumpulkan dulu uang yang cukup banyak  agar bisa menyenangkan istri. Ia lupa bahwa kebahagiaan itu letaknya pada jiwa yanglapang, hati yang tulus, niat yang bersih dan penerimaan yang hangat. Ia juga lupa<br />
bahwa jika ingin mendapatkan istri yang bersahaja dan menerima apa adanya, jalannya adalah dengan menata hati, memantapkan tujuan dan meluruskan niat. Bila engkau ingin mendapatkan suami yang bisa menjaga pandangan, tak bisa engkau meraihnya dengan,&#8221;Hai, cowok&#8230; Godain kita, dong. &#8220;</p>
<p>Saya teringat dengan sabda Nabi Saw. (tapi ini bukan tentang nikah). Beliau berkata,&#8221;Ruh itu seperti pasukan tentara yang berbaris.&#8221; Bila bertemu dengan yang serupa dengannya, ia akan mudah mengenali, mudah juga bergabung dan bersatu. Ia tak bisa mendapatkan pendamping yang mencintaimu dengan sederhana, sementara  engkau  jadikan gemerlap kemapananmu sebagai pemikatnya? Bagaimana mungkin engkau jadikan  gemerlap kemapananmu sebagai pemikatnya? Bagaimana mungkin engkau mendapatkan suami yang<br />
menerimamu sepenuh hati dan tidak ada cinta di hatinya kecuali kepadamu;  sementara engkau berusaha meraihnya dengan menawarkan kencan sebelum terikat oleh  pernikahan? Bagaimana mungkin engkau mendapatkan lelaki yang terjaga bila engkau  mendekatinya dengan menggoda?</p>
<p>Di luar soal cara, kesulitan yang kita hadapi saat ingin meraih pernikahan yang diridhai tak jarang karena kita sendiri mempersulitnya. Suatu saat seorang perempuan memerlukan perhatian dan kasih-sayang seorang suami, ia tidak mendapatkannya. Di saat ia merindukan hadirnya seorang anak yang ia kandung  sendiridengan rahimnya, tak ada suami yang menghampirinya. Padahal kecantikan telah ia miliki. Apalagi dengan penampilannya yang enak dipandang. Begitupun uang, tak ada lagi kekhawatiran pada dirinya. Jabatannya yang cukup mapan di perusahaan memungkinkan ia untuk membeli apa saja, kecuali kasih-sayang suami.</p>
<p>Kesempatan bukan tak pernah datang. Dulu, sudah beberapa kali ada yang mau serius dengannya, tetapi demi karir yang diimpikan, ia menolak semua ajakan serius. Kalau kemudian ada hubungan perasaan dengan seseorang, itu sebatas pacaran. Tak lebih. Sampai karier yang diimpikan tercapai; sampai ia tiba-tiba tersadar bahwa usianya sudah tidak terlalu muda lagi; sampai ia merasakan sepinya hidup tanpa suami, sementara orang-orang yang dulu bermaksud serius dengannya, sudah sibuk  mengurusi anak-anak mereka. Sekarang, ketika kesadaran itu ada, mencari orang yang mau serius dengannya sangat sulit. Sama sulitnya menaklukkan hatinya ketika ia muda dulu.<span id="more-372"></span><br />
Masih banyak cerita-cerita sedih semacam itu. Mereka menunda pernikahan di saat Allah memberi kemudahan. Mereka enggan melaksanakannya ketika Allah masih memberinya kesempatan karena alasan belum bisa menyelenggarakan walimah yang &#8220;wah&#8221;. Mereka tetap mengelak, meski terus ada yang mendesak; baik lewat sindiran maupun dorongan yang terang-terangan. Meski ada kerinduan yang tak dapat diingkari, tetapi  mereka menundanya karena masih ingin mengumpulkan biaya atau mengejar karier. Ada yang<br />
menampik &#8220;alasan karier&#8221; walau sebenarnya tak jauh berbeda. Seorang akhwat  menunda nikah mesti ada yang mengkhitbah karena ingin meraih kesempatan kuliah S-2 (&#8220;Tahundepan kan belum tentu ada beasiswa&#8221;). Ia mendahulukan pra-sangka bahwa kesempatankuliah S-2 tak akan datang dua kali, lalu mengorbankan pernikahan yang Rasullah Saw.Telah memperingatkan:</p>
<p>&#8220;Apabila datang kepadamu seorang laki-laki (untuk meminang) yang engkau ridha terhadap agama dan akhlaknya, maka nikahkanlah dia. Bila tidak engkau lakukan, maka akan terjadi fitnah di muka bumi dan akan timbul kerusakan yang merata di muka bumi.&#8221; (HR. At-Ti! rmidzi dan Ahmad).</p>
<p>Saya tidak tahu apakah ini merupakan hukum sejarah yang digariskan oleh Allah. Ketika orang mempersulit apa yang dimudahkan oleh Allah, mereka akhirnya benar-benar mendapati keadaan yang sulit dan nyaris tak menemukan jalan keluarnya. Mereka menunda-nunda pernikahan tanpa ada alasan syar&#8217;i, dan akhirnya mereka benar-benar takut melangkah di saat hati sudah sangat menginginkannya. Atau ada yang sudah<br />
benar-benar gelisah, tetapi tak kunjung ada yang mau serius dengannya.Kadangkala, lingkaran ketakutan itu terus belanjut. Bila di usia-usia dua puluh tahunan mereka menuda nikah karena takut dengan ekonominya yang belum mapan, di usia menjelang tiga puluh hingga sekitar tiga puluh lima berubah lagi masalahnya.<br />
Laki-laki sering mengalami sindrom kemapanan (meski wanita juga banyak yang demikian, terutama mendekati usia 30 tahun). Mereka menginginkan pendamping  dengan kriteria yang sulit dipenuhi. Seperti hukum kategori, semakin banyak ! criteria semakin sedikit yang masuk kategori. Begitu pula dengan kriteria tentang jodoh, ketika kita menetapkan kriteria yang terlalu banyak, akhirnya bahkan tidak ada yang sesuai dengan keinginan kita. Sementara wanita yang sudah berusia sekitar 35 tahun,masalah mereka bukan soal kriteria, tetapi soal apakah ada orang yang mau menikah dengannya. Ketika usia 40-an, ketakutan yang dialami oleh laki-laki sudah berbeda lagi, kecuali bagi mereka yang tetap terjaga hatinya. Jika sebelumnya, banyak kriteria yang dipasang, pada usia 40-an muncul ketakutan apakah dapat mendampingi istri dengan baik. Lebih lebih ketika usia sudah beranjak mendekati 50 tahun, adaketakutan lain yang mencekam. Ada kekhawatiran jangan-jangan di saat anak masih kecil, ia sudah tak sanggup lagi mencari nafkah. Atau ketika masalah nafkah tak merisaukan (karena tabungan yang melimpah), jangan-jangan ia sudah mati ketika<br />
anak-anak masih perlu banyak dinasehati. Bila tak ada iman di hati, ketakutan  ini akhirnya melahirkan keputus-asaan. Wallahu A&#8217;lam bishawab.</p>
<p>Ya&#8230; ya&#8230; ya&#8230;, kadang kita sendirilah penyebabnya, kita mempersulit apa yang telah Allah mudahkan, sehingga kita menghadapi kesulitan yang tak terbayangkan. Kita memperumit yang Ia sederhanakan, sehingga kita terbelit oleh kerumitan yang tak berujung. Kita menyombongkan atas apa yang tidak ada dalam kekuasaan kita, sehingga kita terpuruk dalam keluh-kesah yang berkepanjangan.Maka, kalau kesulitan itu kita sendiri penyebabnya, beristighfarlah. Semoga  Allah berkenan melapangkan jalan kita dan memudahkan urusan kita. Laa ilaaha illa Anta,subhanaKa inni kuntu minazh-zhalimin.</p>
<p>Berkenaan dengan sikap mempersulit, ada tingkat-tingkatannya. Seorang menolak  untuk menikah boleh jadi karena matanya disilaukan oleh dunia, sementara agama ia tak mengerti. Belum sampai kepadanya pemahaman  agama. Boleh jadi seorang  menunda-nunda nikah karena yang datang kepadanya beda harakah, meskipun tak ada yang patut  dicela dari agama dan akhlaknya. Boleh jadi ada di antara kita yang belum bisa meresapi keutamaan menyegerakan nikah, sehingga ia tak kunjung melakukannya. Boleh jadi pula ia sangat memahami benar pentingnya bersegera menikah, sudah ada kesiapan psikis maupun ilmu, telah datang kesempatan dari Allah, tetapi&#8230; sukunya berbeda, atau sebab-sebab lain yang sama sepelenya.</p>
<p>Ada yang tak bisa kita ingkari. Kadang ada perasaan kepada seseorang. Seperti Mughits -seorang sahabat Nabi Saw.-kita selalu menguntit kemana pun Barirah melangkah. Mata kita mengawasi, hati  kita mencari-cari dan telinga kita merasa indah setiap kali mendengar namanya. Perasaan itu begitu kuat bersemayan di dada. Bukan karena kita menenggelamkan diri dalam lautan perasaan, tetapi seperti kata Ibnu Qayyim Al-Jauziyah mengutip dari Al-Mada&#8217;iny, &#8220;Andaikan orang yang jatuh cinta boleh memilih, tentu aku tidak akan memilih jatuh cinta.&#8221;</p>
<p>Perasaan ini kadang mengganggu kita, sehingga tak sanggup berpikir jernih lagi. Kadang membuat kita banyak berharap, sehingga mengabaikan setiap kali ada yang mau serius. Kita sibuk menanti -kadang sampai membuat badan kita kurus kering- sampai batas waktu yang kita sendiri tak berani menentukan. Kita merasa yakin bahwa dia jodoh kita, atau merasa bahwa jodoh kita harus dia, tetapi tak ada langkah-langkah pasti yang kita lakukan. Akibatnya, diri kita tersiksa oleh angan-angan.Persoalannya, apakah yang mesti kita perbuat ketika rasa sayang itu ada? Inilah yang insya-Allah kita perbincangkan lebih mendalam pada makalah. Masih ada tempat .untuk cinta. Selebihnya, kita cukupkan dulu pembicaraan itu sampai di sini.</p>
<p>Tuhan, Jangan Biarkan Aku Sendiri<br />
Di atas semua itu, Allah bukakan pintu-pintu-Nya untuk kita. Ketuklah pertolongan-Nya dengan do&#8217;a. Di saat engkau merasa tak sanggup menanggung kesendirian, serulah Tuhanmu dengan penuh kesungguhan, &#8220;Tuhanku, jangan biarkan aku sendirian. Dan Engkau adalah sebaik-baik Warits.&#8221; (QS. Al-Anbiya&#8217;: 89).</p>
<p>Rabbi, laa tadzarni fardan wa Anta khairul waritsin.<br />
Ini sesungguhnya adalah do&#8217;a yang dipanjatkan oleh Nabi Zakariya untuk memohon keturunan kepada Allah Ta&#8217;ala. Ia memohon kepada Allah untuk menghapus kesendiriannya karena tak ada putra yang bisa menyejukkan mata.<br />
Sebagaimana Nabi Zakariya, rasa sepi itu kita adukkan kepada Allah &#8216;Azza wa Jalla, semoga Ia hadirkan bagi kita seorang pendamping yang menenteramkan jiwa dan membahagiakan hati. Kita memohon kepada-Nya pendamping yang baik dari sisi-Nya. Kita memasrahkan kepada-Nya apa yang terbaik untuk kita.</p>
<p>Kapan do&#8217;a itu kita panjatkan? Kapan saja kita merasa gelisah oleh rasa sepi yang mencekam. Panjatkan do&#8217;a itu di saat kita merasa amat membutuhkan hadirnya  seorang pendamping; saat hati kita dicekam oleh kesedihan karena tidak adanya teman  sejati atau ketika jiwa dipenuhi kerinduan untuk menimang buah hati yang lucu. Panjatkan pula do&#8217;a saat hati merasa dekat dengan-Nya; saat dalam perjalanan ketika Allah jadikan do&#8217;a mustajabah; dan saat-saat mustajabah lainnya.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mancung64.wordpress.com/372/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mancung64.wordpress.com/372/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/mancung64.wordpress.com/372/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/mancung64.wordpress.com/372/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/mancung64.wordpress.com/372/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/mancung64.wordpress.com/372/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/mancung64.wordpress.com/372/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/mancung64.wordpress.com/372/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/mancung64.wordpress.com/372/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/mancung64.wordpress.com/372/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/mancung64.wordpress.com/372/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/mancung64.wordpress.com/372/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/mancung64.wordpress.com/372/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/mancung64.wordpress.com/372/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mancung64.wordpress.com&amp;blog=3741871&amp;post=372&amp;subd=mancung64&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mancung64.wordpress.com/2010/06/13/barangkali-kitalah-penyebabnya/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>0</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/1a4d96d941dd549a3d4afb10472b873c?s=96&#38;d=monsterid&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">mancung64</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://mancung64.files.wordpress.com/2010/06/35_0011.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">35_0011</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Musik Menstimulan Otak Kanan</title>
		<link>http://mancung64.wordpress.com/2010/01/30/musik-menstimulan-otak-kanan/</link>
		<comments>http://mancung64.wordpress.com/2010/01/30/musik-menstimulan-otak-kanan/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 30 Jan 2010 10:34:39 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mancung64</dc:creator>
				<category><![CDATA[Informasi]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[bakat]]></category>
		<category><![CDATA[ekstra kurikuler]]></category>
		<category><![CDATA[intelegensia]]></category>
		<category><![CDATA[keserdasan analitik]]></category>
		<category><![CDATA[kreativitas]]></category>
		<category><![CDATA[matematika]]></category>
		<category><![CDATA[minat]]></category>
		<category><![CDATA[musik]]></category>
		<category><![CDATA[remaja]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mancung64.wordpress.com/?p=369</guid>
		<description><![CDATA[Jika selama ini banyak orangtua yang memasukkan anak-anaknya untuk mengikuti kegiatan ekstra kurikuler yang &#8220;berat&#8221; seperti matematika. Ada baiknya Anda juga memikirkan alternatif kegiatan yang dapat menstimulasi otak kanan anak. Menurut penelitian ilmiah, otak manusia terbagi atas otak kiri dan kanan. Kemampuan dari masing-masing otak itu juga berbeda. Jika otak kiri diidentikkan dengan kecerdasan analitik [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mancung64.wordpress.com&amp;blog=3741871&amp;post=369&amp;subd=mancung64&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Jika selama ini banyak orangtua yang memasukkan anak-anaknya untuk mengikuti kegiatan ekstra kurikuler yang &#8220;berat&#8221; seperti matematika. Ada baiknya Anda juga memikirkan alternatif kegiatan yang dapat menstimulasi otak kanan anak. Menurut penelitian ilmiah, otak manusia terbagi atas otak kiri dan kanan. Kemampuan dari masing-masing otak itu juga berbeda. Jika otak kiri diidentikkan dengan kecerdasan analitik seperti kemampuan matematis dan berpikir secara sistematis, maka otak kanan biasa dikaitkan dengan kreativitas, misalnya kemampuan berkomunikasi dan seni. Sayangnya, seringkali orangtua tidak mengukur minat dan bakat yang dimiliki anak. Berdalih agar anak mendapatkan pengalaman dan pemahaman yang luas, anak-anak diharuskan mengikuti berbagai kursus yang didaftarkan oleh orangtuanya. <span id="more-369"></span><!--more-->Menurut Executive Director pre-school dan Kindergarten Pestalozzi, DR. Dharmayuwati Pane, MA, lebih baik jika kursus atau les yang diberikan anak dapat menstimulasi otak kanan, tidak hanya otak kiri. Bagian otak kiri sudah banyak didapat anak dari pelajaran di sekolah. “Stimulasi otak kanan itu seperti kursus musik, atau yang mengolah tubuh juga seperti berkuda atau renang,” ujar Wati, sapaan akrab Dharmayuwati. Menurut Wati, manusia terlahir dengan kemampuan otak kiri, sehingga yang perlu diasah ialah otak kanan. Apalagi stimulasi otak kiri sudah banyak diterima anak dari sekolah. Jadi kursus atau les sebaiknya melengkapi stimulasi otak kanan. Namun, dia juga mengingatkan agar orangtua juga melihat karakteristik anaknya terlebih dahulu. Kemudian, orangtua dapat mengarahkan anak.  “Contoh, orangtua ingin mendidik anak menjadi pemusik atau menyukai musik. Bisa menanamkan dengan pendidikan musik, perdengarkan kaset, alat musik, lama-lama anak mau. Anak saya juga awalnya sulit, kelas 2 SD baru suka dengan piano padahal saya ajarkan sejak play grup. Yang penting ibunya yang lebih banyak berperan,&#8221; tuturnya.Bagi Wati, mengikutsertakan anak kursus juga bisa melatih disiplin. Agar anak selalu memiliki jadwal kegiatan yang berguna. Tentu saja, hal ini membutuhkan program dari orangtua sejak dini.  “Memang kalau anak ada bakat, lebih mudah. Kalau tidak ada bakat juga bisa, tapi harus ada disiplin diri,&#8221; ujar Wati yang menyelesaikan pendidikannya di Jerman. Latihan bermain musik, menurut seorang ahli syaraf asal Jerman, tak hanya meningkatkan kinerja nalar otak, melainkan juga dapat meningkatkan kapasitas otak yang diperlukan bagi seseorang untuk dapat memproses rangsangan bunyi dan nada musik. Kesimpulan itu diperoleh ahli syaraf Christo Pantev dan koleganya dari Universitas Munster, Jerman, setelah melakukan kajian terhadap pola citra magnetik yang merekam perbandingan otak-otak musisi terlatih dengan orang yang tak pernah memainkan notasi musik.Riset sebelumnya di Amerika Serikat juga menunjukkan, pelajaran musik dapat meningkatkan intelegensia remaja. Musik dapat menaikkan kapasitas dan kualitas nalar otak.</p>
<p>(sumber : republika.co.id)</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mancung64.wordpress.com/369/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mancung64.wordpress.com/369/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/mancung64.wordpress.com/369/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/mancung64.wordpress.com/369/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/mancung64.wordpress.com/369/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/mancung64.wordpress.com/369/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/mancung64.wordpress.com/369/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/mancung64.wordpress.com/369/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/mancung64.wordpress.com/369/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/mancung64.wordpress.com/369/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/mancung64.wordpress.com/369/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/mancung64.wordpress.com/369/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/mancung64.wordpress.com/369/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/mancung64.wordpress.com/369/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mancung64.wordpress.com&amp;blog=3741871&amp;post=369&amp;subd=mancung64&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mancung64.wordpress.com/2010/01/30/musik-menstimulan-otak-kanan/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>1</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/1a4d96d941dd549a3d4afb10472b873c?s=96&#38;d=monsterid&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">mancung64</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>TV Swasta tidak Boleh Mengudara  Lagi ?</title>
		<link>http://mancung64.wordpress.com/2009/10/15/tv-swasta-tidak-boleh-mengudara-lagi/</link>
		<comments>http://mancung64.wordpress.com/2009/10/15/tv-swasta-tidak-boleh-mengudara-lagi/#comments</comments>
		<pubDate>Thu, 15 Oct 2009 05:07:49 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mancung64</dc:creator>
				<category><![CDATA[Informasi]]></category>
		<category><![CDATA[KPI]]></category>
		<category><![CDATA[radio]]></category>
		<category><![CDATA[televisi swasta]]></category>
		<category><![CDATA[tv komunitas]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mancung64.wordpress.com/?p=344</guid>
		<description><![CDATA[Bagi pecandu televisi diseluruh Indonesia, bersiaplah untuk kecewa, karena tidak bisa lagi menyaksikan acara kesayangan anda di berbagai TV swasta.. Karena KPI sudah membuat keputusan berkaitan masalah larangan mengudaranyanya televisi swasta secara nasional. Ada tujuh keputusan yang dihasilkan dalam rakernas Komisi penyiaran Indonesia yang di gelar di Solo, Jawa Tengah. Komisioner KPI Pusat Muhammad Izzul [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mancung64.wordpress.com&amp;blog=3741871&amp;post=344&amp;subd=mancung64&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p>Bagi pecandu televisi diseluruh Indonesia, bersiaplah untuk kecewa, karena tidak bisa lagi menyaksikan acara kesayangan anda di berbagai TV swasta.. Karena KPI sudah membuat  keputusan  berkaitan masalah larangan mengudaranyanya televisi swasta secara nasional. Ada tujuh keputusan yang dihasilkan dalam rakernas Komisi penyiaran Indonesia yang di gelar di Solo, Jawa Tengah. Komisioner KPI Pusat Muhammad Izzul Muslimin mengatakan tujuh keputusan tersebut adalah, meminta pemerintah konsisten melaksanakan Sistem Stasiun Jaringan dengan batas akhir pelaksanaan tanggal 28 Desember 2009. Terhitung 28 Desember 2009 televisi swasta sudah dilarang mengudara secara nasional dan meminta kanal frekuensi yang selama ini dipergunakan dikembalikan kepada negara. KPI Meminta pemerintah menyusun peta wilayah layanan radio dan TV komunitas. Sealain itu, pemerintah juga diminta untuk menyederhanakan proses perizinan radio dan TV komunitas. Mereka juga mendesak KPI Pusat agar segera membentuk Tim Kecil menindaklanjuti amanat Rakornas di bidang perizinan. Terakhir, meminta KPI Pusat menyusun peraturan KPI tentang proses izin LPB Kabel. Ditambahkan Izzul, sistem stasiun jaringan sebenarnya harus mulai berlaku sejak 2007, namun tertunda hingga dua tahun. Kendati begitu rekomendasi ini akan berlaku efektif jika pemerintah melalui Departemen Komunikasi dan Informasi juga menunjukkan peran aktif meminta stasiun TV untuk membentuk jaringan. “Ini amanat Undang-undang, dan tidak ada alasan lagi bagi stasiun TV untuk tidak menjalaninya. Karena kita sudah memberi kelonggaran kepada mereka,” tandas Izzul, Kamis (14/05/2009) kemarin. Dalam rakernas ini juga diputuskan KPI tidak akan membatasi spot iklan untuk kampanye Pilpres. Tayangan iklan didasarkan kuota, yaitu maksimal 20 persen untuk lembaga penyiaran swasta dan 15 persen untuk lembaga penyiaran publik. Dengan ketentuan ini, lembaga penyiaran dibebaskan menayangkan iklan, namun tidak boleh melebihi 20 persen untuk lembaga penyiaran swasta dan 15 persen untuk penyiaran.  Sumber : Okezone</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mancung64.wordpress.com/344/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mancung64.wordpress.com/344/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/mancung64.wordpress.com/344/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/mancung64.wordpress.com/344/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/mancung64.wordpress.com/344/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/mancung64.wordpress.com/344/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/mancung64.wordpress.com/344/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/mancung64.wordpress.com/344/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/mancung64.wordpress.com/344/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/mancung64.wordpress.com/344/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/mancung64.wordpress.com/344/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/mancung64.wordpress.com/344/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/mancung64.wordpress.com/344/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/mancung64.wordpress.com/344/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mancung64.wordpress.com&amp;blog=3741871&amp;post=344&amp;subd=mancung64&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mancung64.wordpress.com/2009/10/15/tv-swasta-tidak-boleh-mengudara-lagi/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>4</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/1a4d96d941dd549a3d4afb10472b873c?s=96&#38;d=monsterid&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">mancung64</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Salah Kaprah Penyebutan Ang Pao</title>
		<link>http://mancung64.wordpress.com/2009/09/15/salah-kaprah-penyebutan-ang-pao/</link>
		<comments>http://mancung64.wordpress.com/2009/09/15/salah-kaprah-penyebutan-ang-pao/#comments</comments>
		<pubDate>Tue, 15 Sep 2009 00:11:59 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mancung64</dc:creator>
				<category><![CDATA[Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[Informasi]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Religi]]></category>
		<category><![CDATA[angpao]]></category>
		<category><![CDATA[hari raya]]></category>
		<category><![CDATA[hokian]]></category>
		<category><![CDATA[imlek]]></category>
		<category><![CDATA[Islam]]></category>
		<category><![CDATA[lebaran]]></category>
		<category><![CDATA[Tionghoa]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mancung64.wordpress.com/?p=362</guid>
		<description><![CDATA[Saat lebaran tiba, salah satu suasana yang menyenangkan dikala kita masih kecil adalah tradisi salam tempel. Keliling tanpa lelah dari rumah-kerumah untuk bersilaturahmi dengan sanak keluarga dan tentu juga dengan harapan akan mendapatkan uang jajan tambahan yang diperoleh                                                   dari salam tempel tersebut. Ada yang menarik tentang kebiasaan ini, bukan dari masalah salam tempelnya tersebut. Tapi [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mancung64.wordpress.com&amp;blog=3741871&amp;post=362&amp;subd=mancung64&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-363" title="angpao" src="http://mancung64.files.wordpress.com/2009/09/angpao.jpg?w=150&#038;h=114" alt="angpao" width="150" height="114" /> Saat lebaran tiba, salah satu suasana yang menyenangkan dikala kita masih kecil adalah tradisi salam tempel. Keliling tanpa lelah dari rumah-kerumah untuk bersilaturahmi dengan sanak keluarga dan tentu juga dengan harapan akan mendapatkan uang jajan tambahan yang diperoleh                                                   dari salam tempel tersebut.</p>
<p>Ada yang menarik tentang kebiasaan ini, bukan dari masalah salam tempelnya tersebut. Tapi belakangan ini orang terbiasa menyebutkan uang tersebut dengan nama angpao. Padahal dalam Islam kita tidak mengenal istilah itu. Dalam agama Islam, setiap pemberian kepada orang lain disebut hadiah, atau hibah atau  sedekah.</p>
<p>Pengaruh pembauran budaya sudah demikian kentalnya di Indonesia, sehingga terjadi pembauran dalam berbagai hal, termasuk bahasa juga. Namun sayangnya, terkadang kita tidak mengerti arti sesungguhnya dari bahasa yang kita ucapkan, sehingga sering terjadi salah kaprah. Kita sering latah dan ikut-ikutan karena sepertinya sesuatu yang kita ikuti itu sudah menjadi trend. Tanpa kita tahu maksudnya. Bukankah dalam ajaran Islam, umat Islam disuruh untuk berfikir, dan tidak asal ikut-ikutan (taklid), karena kita dilarang  mengikuti suatu hal tanpa ada dasar yang jelas.</p>
<p>Contohnya, masalah angpao ini. Mungkin banyak diantara kita yang tidak mengerti apa pengertian sebenarnya &#8220;angpao&#8221; itu. Saya mengutip sms peduli dari harian Bangka Pos, selasa 01 september 2009 tentang apa sebenarnya angpao. (Coba anda perhatikan gambar diatas, inilah gambar   angpao ). Dalam sms ini saudara kita warga Tionghoa meluruskan pengertian angpao tersebut, supaya kita tidak salah kaprah lagi.</p>
<p>“Angpao bukan duit hari raya, apa lagi duit lebaran. Kata  angpao berasal<span id="more-362"></span> dari lafal Hokian, kata ang=merah dan pao=amplop. Jadi angpao adalah amplop merah, (salah satu nama amplop), dalam bahasa Tionghoa masing-masing  amplop disebut sesuai dengan warnanya, misalnya amplop putih disebut phakpao (phak=putih pao=amplop),  amplop kuning = bongpao dll. Pada momen bahagia (Imlek,ultah,nikahan dll) amplop yang dipakai adalah warna merah/angpao dan untuk momen duka-cita amplop yang dipakai adalah amplop putih/phakpao.</p>
<p>Sekali lagi jangan sebut angpao seakan- akan diartikan duit hari raya, duit hari raya dalam Bahasa Tionghoa disebut YA SUI QIAN, dan angpao adalah pembungkus YA SUI QIAN. Waktu lebaran kan amplopnya bukan merah tapi hijau, putih..Jadi lebih cocok disebut duit lebaran /amplop lebaran.”</p>
<p>Apakah dalam Islam kita mengenal tradisi amplop ini ? Sekarang setelah kita mengerti, masihkah kita tetap akan mempertahankan kekeliruan kita selama ini ?  Semua terseraaah padamu.</p>
<p>Sumber : SMS Peduli, Bangkapos.com</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mancung64.wordpress.com/362/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mancung64.wordpress.com/362/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/mancung64.wordpress.com/362/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/mancung64.wordpress.com/362/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/mancung64.wordpress.com/362/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/mancung64.wordpress.com/362/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/mancung64.wordpress.com/362/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/mancung64.wordpress.com/362/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/mancung64.wordpress.com/362/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/mancung64.wordpress.com/362/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/mancung64.wordpress.com/362/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/mancung64.wordpress.com/362/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/mancung64.wordpress.com/362/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/mancung64.wordpress.com/362/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mancung64.wordpress.com&amp;blog=3741871&amp;post=362&amp;subd=mancung64&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mancung64.wordpress.com/2009/09/15/salah-kaprah-penyebutan-ang-pao/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>6</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/1a4d96d941dd549a3d4afb10472b873c?s=96&#38;d=monsterid&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">mancung64</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://mancung64.files.wordpress.com/2009/09/angpao.jpg?w=150" medium="image">
			<media:title type="html">angpao</media:title>
		</media:content>
	</item>
		<item>
		<title>Pesona Malam Tujuh Likur</title>
		<link>http://mancung64.wordpress.com/2009/09/12/pesona-malam-tujuh-likur/</link>
		<comments>http://mancung64.wordpress.com/2009/09/12/pesona-malam-tujuh-likur/#comments</comments>
		<pubDate>Sat, 12 Sep 2009 02:25:03 +0000</pubDate>
		<dc:creator>mancung64</dc:creator>
				<category><![CDATA[Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[Informasi]]></category>
		<category><![CDATA[Mancung]]></category>
		<category><![CDATA[wisata bangka]]></category>
		<category><![CDATA[7 likur]]></category>
		<category><![CDATA[gapura]]></category>
		<category><![CDATA[lailatul qodar]]></category>
		<category><![CDATA[ramadhan]]></category>
		<category><![CDATA[tradisional]]></category>
		<category><![CDATA[wisata bangka barat]]></category>

		<guid isPermaLink="false">http://mancung64.wordpress.com/?p=353</guid>
		<description><![CDATA[Apabila anda memperhatikan gambar disebelah saya yakin anda tidak akan menyangka kalau titik- titik kuning diphoto ini, adalah titik- titik api yang terbuat dari lampu sentir tradisional yang terbuat dari botol bekas minuman energi, sumbu kompor dan minyak tanah. Setiap satu titik api berasal dari satu botol. Jadi anda tentu bisa membayangkan berapa banyak botol [...]<img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mancung64.wordpress.com&amp;blog=3741871&amp;post=353&amp;subd=mancung64&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></description>
			<content:encoded><![CDATA[<p><img class="alignleft size-thumbnail wp-image-359" title="likur 2" src="http://mancung64.files.wordpress.com/2009/09/likur-2.jpg?w=112&#038;h=150" alt="likur 2" width="112" height="150" />Apabila anda memperhatikan gambar disebelah saya yakin anda tidak akan menyangka kalau titik- titik kuning diphoto ini, adalah titik- titik  api yang terbuat dari lampu sentir tradisional yang terbuat dari  botol bekas minuman energi, sumbu kompor dan minyak tanah. Setiap satu titik api berasal dari satu botol. Jadi anda tentu bisa membayangkan berapa banyak botol yang diperlukan untuk setiap satu gapura api ini.<br />
Selain keindahan yang terlihat, yang patut untuk kita tiru adalah semangat kegotong-royongan dalam proses pembuatan gapura ini mulai dari mengumpulkan botol bekas, membuat lampu tersebut, kreatifitas peserta, serta kerja sama dan kekompakan dalam team. Karena gapura api likur ini dibuat per RT . Gapura api ini akan anda saksikan setiap malam 7 likur di Mancung. Gambar diatas saya ambil pada malam 7 likur tahun 2008 yang lalu.<span id="more-353"></span><br />
Dalam postingan saya beberapa waktu yang lalu saya pernah menuliskan tentang  <a href="http://mancung64.wordpress.com/2008/07/04/7-likur/">malam 7 likur</a> dan <a href="http://mancung64.wordpress.com/2008/07/04/7-likur-part-2/">malam 7 likur (part 2)</a>. Saat ini pada tanggal 21 ramadhan tradisi malam likuran sudah diawali,disebut malam selikur. Puncak perayaan malam likuran ini akan tiba pada malam 7 likur nanti, yaitu malam ke 27 ramadhan. Dimana setiap rumah penduduk akan semarak dengan warna keemasan dari api likur.Tradisi yang sudah turun temurun, dan tetap terjaga sampai sekarang.<br />
Tahun 2008 lalu, tradisi 7 likur di Mancung sudah dimasukkan kedalam agenda wisata kabupaten Bangka Barat. Kalau tahun lalu, lomba api likur ini masih dalam wilayah desa, dimana setiap RT berlomba membuat gapura besar api likur yang dinilai oleh team dari pemkab, dan diberi hadiah.<br />
Tahun 2009 ini, gebyarnya lebih terasa dibandingkan tahun lalu. Karena panitia juga mengikut sertakan masyarakat dari luar Mancung untuk ikut berpartisipasi dalam Ajang Festival Desa Mancung. Adapun kegiatan yang akan dilaksanakan mulai tanggal 13 s/d 15 september itu adalah Festifal Hadrah/Rebana, Festival Band Religi dan Festival Tabuh Bedug. Pembagian hadiah pemenang Festival ini akan diserahkan langsung oleh Bupati Bangka Barat, H.M.Parhan bertepatan dengan malam 7 likur yang jatuh pada tanggal 16 september yang akan datang. Acaranya akan dilaksanakan setelah sholat tarawih, tapi sebelumnya dimulai dengan buka bersama dengan tradisi nganggung.<br />
Anda penasaran ingin melihat dan menyaksikan suasana keagungan malam 7 likur, dimana masyarakat Mancung ingin menerangi jalannya malaikat yang turun pada malam lailatul qodar ? Datang dan saksikan sendiri, berjalan diantara gapapura api dan diterangi cahaya lampu likur dari rumah &#8211; rumah penduduk, akan membawa suatu nuansa tersendiri yang sulit untuk anda lukiskan dengan kata-kata.</p>
<br />  <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gocomments/mancung64.wordpress.com/353/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/comments/mancung64.wordpress.com/353/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godelicious/mancung64.wordpress.com/353/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/delicious/mancung64.wordpress.com/353/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gofacebook/mancung64.wordpress.com/353/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/facebook/mancung64.wordpress.com/353/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gotwitter/mancung64.wordpress.com/353/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/twitter/mancung64.wordpress.com/353/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/gostumble/mancung64.wordpress.com/353/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/stumble/mancung64.wordpress.com/353/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/godigg/mancung64.wordpress.com/353/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/digg/mancung64.wordpress.com/353/" /></a> <a rel="nofollow" href="http://feeds.wordpress.com/1.0/goreddit/mancung64.wordpress.com/353/"><img alt="" border="0" src="http://feeds.wordpress.com/1.0/reddit/mancung64.wordpress.com/353/" /></a> <img alt="" border="0" src="http://stats.wordpress.com/b.gif?host=mancung64.wordpress.com&amp;blog=3741871&amp;post=353&amp;subd=mancung64&amp;ref=&amp;feed=1" width="1" height="1" />]]></content:encoded>
			<wfw:commentRss>http://mancung64.wordpress.com/2009/09/12/pesona-malam-tujuh-likur/feed/</wfw:commentRss>
		<slash:comments>5</slash:comments>
	
		<media:content url="http://1.gravatar.com/avatar/1a4d96d941dd549a3d4afb10472b873c?s=96&#38;d=monsterid&#38;r=G" medium="image">
			<media:title type="html">mancung64</media:title>
		</media:content>

		<media:content url="http://mancung64.files.wordpress.com/2009/09/likur-2.jpg?w=112" medium="image">
			<media:title type="html">likur 2</media:title>
		</media:content>
	</item>
	</channel>
</rss>
